Jam digital

Senin, 26 Desember 2011

HIMPUNAN INSAN PERS SELURUH INDONESIA ( HIPSI ) MENDUKUNG ANTI KORUPSI DI KAJARI PURWAKARTA

 
Diperkirakan  kurang lebih 200 orang yang datang ke bundaran BTN Jln. Sudirman dan Kajari Purwakarta berdemo meperingati hari “ Anti Korupsi se Dunia jatuh pada tanggal 9 Desember 2011”.
Namun sejumlah LSM di Pemkab Purwakarta diperingatinya pada tanggal 12 Desember 2011, tak mengapa yang penting ada tindakan positif dan perhatiannya atas maraknya “Korupsi di Purwakarta, ujarnya.
Salah satu organisasi wartawan hanya HIPSI lah yang mendukung anti korupsi sedangkan organisasi wartawan yang lainnya tidak kelihatan batang hidungnya, tambahnya.
Sementara menanggapi komentar berbagai LSM yang ada di Purwakarta, organisasi wartawan yang tidak menunjukan sipat anti korupsi dapat dipertanyakan pendiriannya  terhadap “Anti Korupsi “, ujarnya. (tim PM)

Rabu, 09 November 2011

Parlemen Polandia Lantik Waria Jadi Anggota DPR

TRIBUNNEWS.COM, WARSAWA - Jika di Indonesia para waria masih memperjuangkan hak-haknya, dan tak jarang mereka mendapatkan kekerasan, maka nasib berbeda dialami para waria di Polandia.
Di negeri Eropa Timur itu, para waria nampaknya sudah memiliki hak setara dengan warga negara lain. Bahkan mereka berkesempatan berkarir di dunia politik.
Dan negeri yang dulunya sangat konservatif itu dalam waktu dekat akan memiliki waria pertama yang menjadi wakil rakyat. Sang waria politisi itu adalah Anna Grodzka, 57, yang terlahir sebagai seorang laki-laki bernama Krzysztof, sebelum menjalani operasi kelamin di Thailand.
"Saat saya bertemu masyarakat di jalanan, sebagian besar dari mereka bereaksi positif," ujar Anna seputar reaksi masyarakat atas terpilihnya dia sebagai anggota parlemen. "Tapi tentu saja ada yang menentang dan bersikap agresif," kata dia seperti dikutip dari BBC.
"Yang menyedihkan adalah politisi dan media menggunakan fakta bahwa saya pernah menjadi laki-laki sebagai sarana untuk menyerang saya," ujar Anna.
Selain sang waria, seorang gay, Robert Biedron juga akan dilantik menjadi wakil rakyat hasil pemilu bulan Oktober lalu.
Terpilihnya Anna Grodzka merupakan imbas dari suksesnya Partai Gerakan Palikot mendulang 10% suara dalam pemilu. Partai ini mengusung pendirian anti pemuka agama dan mengkritik Gereja Katolik Roma yang membiarkan para imamnya terlibat dalam politik.
Partai ini juga memperjuangkan legalisasi aborsi, pernikahan gay dan kepemilikan ganja. Kemenangan partai ini mengejutkan para analis dan menempatkan partai ini menjadi fraksi ketiga terbesar dalam parlemen Polandia.
Sementara itu, para analis politik setempat mengatakan, terpilihnya seorang waria dan gay sebagai anggota parlemen menunjukkan semakin meredupnya pengaruh gereja di negeri kelahiran Paus Yohanes Paulus II itu.
Sebagian warga Polandia juga melihat kemenangan partai ini menjadi pertanda Gereja Katolik Roma gagal mendekati anak-anak muda.
"Ini adalah pertanda nyata bahwa agama yang diwakili keberadaan Gereja Katolik tak bisa diterima anak-anak muda," kata Maciej Zieba, mantan kepala Ordo Dominika.
"Terus terang ini adalah tantangan dan masalah, terutama untuk menyampaikan pesan Tuhan," tambah dia.

Dinding Reaktor Nuklir AS Retak, Ilmuwan Heboh

CLEVELAND — Sekelompok ilmuwan yang tergabung dalam LSM The Union of Concerned Scientist jadi heboh gara-gara soal retakan. Ini bukan sembarang retakan, melainkan retakan di reaktor nuklir Ohio.
Mereka mempertanyakan apakah kondisi reaktor tersebut masih aman. Mengingat bencana nuklir bisa kapan saja terjadi.
Retakan itu berupa garis tipis sepanjang 30 kaki. Ditemukan di dinding reaktor bagian luar. Sejumlah pemeriksaan lanjutan ternyata menemukan, retakan serupa di sejumlah tempat di dinding reaktor Tuledo.
Ini membuat khawatir para ilmuwan. Mereka menulis surat ke Komisi Pengawasan Nuklir AS, apakah dinding reaktor itu dibuat sesuai standar yang berlaku. Komisi menjawab, mereka sedang mengkaji laporan itu.
Namun pengelola reaktor, FirstEnergy Corp mengklaim reaktor mereka didesain secara layak. Dan bangunan reaktor secara berkala diperiksa. Saat ini kondisi reaktor dimatikan terkait penggantian kepala nuklir yang lama.
sumber : republika.co.id

50 Planet Baru Ditemukan, Salah Satunya Mungkin Berpenghuni

WYOMING - Ahli astronomi Eropa menemukan 50 planet baru dalam tata surya kita. Dari jumlah itu, 16 planet di antaranya ditengarai berukuran sebesar planet bumi.
Planet terbesar yang ditemukan dinamai sebagai planet  HD 85512 b, berukuran 3,6 kali massa bumidan bisa dijangkau dalam 36 tahun cahaya dan berada dalam konstelasi Vela. Temuan itu juga menyatakan hampir separo bintang bercahaya layaknya matahari kita dan beberapa lebih bersinar ketimbang Saturnus.
Para planet mirip bumi, ilmuwan mempercayai ada jejak air di sana, yang memungkinkan ada kehidupan di sana.
Temuan planet ini dipresentasikan dalam A conference on Extreme Solar Systems di Wyoming, AS. Konferensi dihadiri oleh sekitar 350 pakar dari seluruh dunia.
Planet-planet baru ini ditemukan oleh sebuah misi The High Accuracy Radial Velocity Planet Searcher (HARPS), yang diinstal di European Southern Observatory di La Silla Observatory, Chile.
'Pendeteksian HD 85512 b jauh dari batas HARPS, dan menunjukkan kemungkinan ditemukannya bumi super (super-Earth) lain yang memungkinkan adanya kehidupan di sekitar bintang mirip matahari," kata astronom University of Geneva, Michel Mayor.
Salah satu anggota tim, Lisa Kaltenegger, dari Max Planck Institute for Astronomy  dan Harvard Smithsonian Centre for Astrophysics, menyatakan temuan terakhir ini menandai era baru pencarian planet kehidupan. "Kita memasuki pencapaian yang luar biasa dalam sejarah astronomi," katanya.
sumber : republika.co.id